Jumat, 23 Juni 2017

Trip To Korea 2017 : Myeongdong, surga belanja di Korea

First, I want to say “Happy Holiday” for all my readers. Selamat Liburan untuk semua pembaca setia blog ini ataupun untuk yang hanya sekedar numpang lewat dan tak sengaja mampir ke blog ini. Selamat Idul Fitri juga untuk semua pembaca yang merayakan. Liburan, kerap diisi dengan kegiatan travelling bersama seluruh anggota keluarga. Apalagi mengingat liburan Idul Fitri tahun ini dapat dikatakan cukup panjang karena pemerintah telah menetapkan libur Idul Fitri tahun 2017 ini mulai tanggal 23 Juni hingga 1 Juli 2017. Bagi mayoritas umat muslim yang merayakan Idul Fitri, berlebaran bersama keluarga tentu menjadi hal yang wajib.

 

Namun bagi mereka yang non muslim, tentu liburan bersama keluarga adalah sesuatu yang tidak boleh dilewatkan. Ada yang memilih untuk menghabiskan liburan mereka cukup di dalam negeri, namun ada pula yang memilih luar negeri sebagai lokasi liburan kali ini. Bagi yang memilih liburan ke luar negeri, Korea Selatan mungkin bisa menjadi destinasi liburan terbaik. Untuk liburan kali ini, penulis akan mengajak pembaca semua mengunjungi berbagai lokasi wisata yang indah dan cukup terkenal di Korea Selatan. Sebagai lokasi pertama, bagaimana jika kita mengunjungi Myeongdong yang terkenal sebagai Surga belanjanya Korea?




 



Myeongdong adalah sebuah permukiman di kota Seoul, Korea Selatan yang terletak di divisi adminstratif Jung-gu, berlokasi di antara jalan Chungmuro, Euljiro, dan Namdaemun. Wilayahnya mencakup 0,91 km² dengan populasi sebanyak 2.986 jiwa, dan sebagian besar wilayahnya merupakan distrik komersil dan bisnis.

Myeongdong adalah salah satu distrik belanja yang terbesar di kota Seoul. Di tempat ini banyak terdapat toko-toko yang menjual barang-barang dengan harga bervariasi dari mulai harga murah sampai mahal, dari produksi dalam negeri maupun internasional, juga mulai dari makanan, pakaian, kosmetik, sepatu hingga alat-alat olahraga dan lain sebagainya. Myeongdong juga dikenal sebagai pusat fashion dan kehidupan malam anak-anak muda di Seoul. Distrik ini mempunyai harga sewa (floorspace) termahal ke-9 di dunia.



Myeongdong memiliki 4 Toserba terkemuka: Migliore, Lotte Department Store, Avatar, dan High Harriet. Wilayah ini juga adalah pusat utama dari badan jasa finansial. Beberapa perusahaan asuransi terkemuka juga membuka cabang di sini seperti : HSBC, Citibank, Hana Bank, SK Corporation, AIG Korea Insurance, Kookmin Bank, Lone Sta Funds, Korea Exchange Bank, Sumitomo Mitsui Banking Corporation dan masih banyak lagi. Pusat keuangan Seoul terbagi antara daerah ini dan distrik Yeouido di mana terletak Korean Stock Exchange (Bursa Efek Korea).


Di distrik Myeongdong juga terdapat situs dari banyak Kedutaan Besar negara-negara sahabat, kantor pusat YWCA, badan UNESCO dan juga Katedral Myeongdong, gereja Katholik tertua di Korea. Namun tak jarang pula, wilayah ini sering dijadikan area unjuk rasa.



Untuk wisatawan baik domestik maupun mancanegara, Myeongdong dapat dijadikan destinasi wisata belanja yang tepat di kota Seoul, selain Dongdaemun. Di distrik ini, banyak sekali dijual beraneka ragam produk dengan harga yang bervariasi.

 

Banyak yang beranggapan, Myeongdong dikenal sebagai destinasi belanja kosmetik paling lengkap di Korea. Harganya pun bisa dibilang lebih murah daripada di Indonesia. Sejumlah merek terkenal ada di sana, mulai dari Etude House, Missha, The Face Shop, Skinfood, Nature Republic, innisfree, Tony Moly dan masih banyak lagi.

 

 

Walaupun banyak yang beranggapan bahwa Myeongdong terkenal dengan produk kosmetiknya, namun tak hanya kosmetik, aneka makanan di pinggir jalan juga dijual di sepanjang jalan di area Myeongdong.  Bagi mereka yang doyan berbelanja, pasti akan betah berlama-lama berada di tempat ini.

 



Sore menjelang malam, jalanan di Myeongdong tampak begitu ramai. Tak hanya wisatawan local, banyak wisatawan dari luar Korea juga terlihat mondar-mandir di tempat ini. Bule-bule juga banyak yang asyik melihat-lihat aneka produk yang dijual di Myeongdong, baik itu kosmetik, makanan, sepatu, baju-baju dll. Udara yang cukup dingin tak menyurutkan semangat pengunjung untuk belanja di Myeongdong.

 

 

 

 

Di distrik ini tak sulit mencari makanan, karena Myeongdong juga terkenal sebagai Korean Street Food-nya alias penjual makanan kaki lima. Di sepanjang jalan banyak pedagang yang menjual makanan dan minuman. Berbagai jenis makanan pun ditawarkan mulai dari sate dengan bahan dasar berbagai daging, gorengan, olahan ikan yang disajikan dengan kuah hangat, es krim, kue-kue manis seperti Taiyaki dan lain sebagainya semuanya tersedia. Harga yang ditawarkan berkisar antara 3.000 won hingga 6000 Won.

 


Berbagai gorengan seafood yang lumayan enak dan dapat dijadikan rekomendasi adalah : Fried Shrimp with chili sauce and cheese alias udang goreng tepung dengan bumbu saus sambal dan keju yang dicairkan, yang satu porsi berisi 5 potong udang besar yang digoreng garing kriuk-kriuk. 

 

 

Ada juga kepiting goreng tepung dengan saus sambal.

 

 

Lalu Roast Lobster with Cheese atau lobster goreng dengan saus keju. Wah, keren banget ya? Di Korea sana, Lobster termasuk dalam kategory Korean Street Food alias makanan pinggir jalan alias kaki lima. Kalau di Indonesia, Lobster termasuk dalam menu makanan mewah di restoran mewah pula.

 

 

Lalu ada kentang goreng.

 

 

Kemudian daging ayam fillet yang digoreng garing dengan bumbu saus pedas. 

 

 

Lalu ada juga yang menjual kue Taiyaki. 

 

 

Lalu Aneka keripik mulai dari 6000 Won. 

 

 

Es krim yang beraneka bentuk mulai dari : es krim berbentuk bunga Mawar yang cantik dan ada es krim sepanjang 32 cm yang dapat dinikmati dengan hanya 2000 Won saja.

 



Selain gerai makanan kaki lima atau yang umumnya disebut Korean Street Food, di Myeongdong juga ada toko pakaian seperti H&M serta Forever21. Dan toko sepatu ABC Mart.

 

Selain itu, di distrik Myeongdong ini juga terdapat Line Friend Myeongdong, yang merupakan sebuah toko yang menjual berbagai macam alat tulis, boneka dan berbagai pernik-pernik mungil bermodel boneka line yang lucu. 

 



 

Di depan pintu masuk toko ini, terdapat boneka line browny yang berukuran raksasa, bahkan lebih besar dari tubuh para pengunjung. Banyak sekali wisatawan yang menjadikan boneka raksasa tersebut sebagai background foto mereka.

 

 

 

 

Di dalam toko ini juga dijual berbagai kue-kue lucu berbentuk boneka line dan juga es krim cone dengan boneka line sebagai hiasan di atasnya. Lucu banget kan? 

 



So, tunggu apalagi? Jadikan Korea Selatan sebagai destinasi wisata Anda selanjutnya...

 

Written by : Liliana Tan

 

Selasa, 18 April 2017

Leptospirosis, bahaya yang mengintai di balik datangnya banjir

Beberapa bulan yang lalu, tepatnya bulan September 2016 lalu saya pernah mengalami demam tinggi selama 10 hari yang tak kunjung turun. Berbagai test kesehatan sudah ditempuh, dua klinik berbeda sudah saya datangi, namun semua test yang dilakukan baik itu test darah lengkap maupun test urine menunjukkan HASIL NEGATIF. Lalu apa yang menyebabkan tubuh saya mengalami demam tinggi selama 10 hari tersebut? Ada yang memiliki pengalaman seperti ini? Jika Ada, ada baiknya Anda membaca artikel di bawah ini karena barangkali apa yang pernah saya alami adalah apa yang Anda alami saat ini.




Leptospirosis, penyakit yang bisa menyebabkan KEMATIAN jika tidak segera ditangani. Awalnya saya ragu untuk menulis pengalaman ini. Namun mengingat ada banyak sekali orang-orang di sekitar saya yang meninggal karena penyakit ini atau diduga mungkin karena penyakit ini, jadi saya memutuskan untuk membagi pengalaman ini agar bisa dijadikan peringatan bagi yang lain. Sebelum saya jelaskan tentang penyakit tersebut, ada baiknya Anda membaca lebih dulu pengalaman saya terinfeksi penyakit ini.

Penyakit ini termasuk penyakit YANG SULIT DIDETEKSI dengan hanya sekedar test darah dan test urine biasa. Karena pengalaman membuktikan, dua test darah dan test urine yang saya lakukan di dua kilinik yang berbeda memberikan HASIL NEGATIF alias semua baik-baik saja. Bukan Typus, bukan demam berdarah, bukan chikunguya, bukan juga infeksi saluran kencing ataupun batu ginjal, lalu apa yang menyebabkan saya demam tinggi selama 10 hari?


Berawal dari demam tinggi selama 3 hari berturut-turut. Saya memutuskan untuk mengunjungi dokter langganan saya dan berpikir mungkin saat itu saya terkena typus mengingat demam tersebut awalnya hanya terjadi saat malam. Namun setelah di test darah lengkap plus urine, menunjukkan HASIL NEGATIF. Tidak percaya dengan hasil test laboratorium di klinik pertama, di hari ke-4, saya memutuskan untuk mengunjungi klinik lain dan sekali lagi melakukan test darah dan test urine. Namun lagi-lagi hasil test lab tersebut menunjukkan HASIL NEGATIF.

Tak ada yang salah dengan tubuh saya, namun tubuh saya mengalami demam tinggi selama berhari-hari lamanya. Bagaimana mungkin tubuh manusia yang secara test kesehatan dinyatakan sehat mengalami demam tinggi selama berhari-hari? Pasti ada sesuatu yang salah yang terjadi pada tubuh saya namun dokter tidak bisa mengetahuinya berdasarkan hasil test kesehatan.


Karena dokter tak bisa menemukan penyebab penyakit saya akhirnya dokter kedua tak berani memberikan obat apa pun dan hanya berpesan agar memakan makanan yang halus. Selama sekitar 6 hari saya hanya bisa pasrah pada Tuhan, karena demam yang masih melanda, kakak sempat menyarankan agar dirawat di RS saja. Namun saya menolak keras karena takut dijadikan “Kelinci Percobaan” oleh dokter RS yang tidak mengetahui penyebab sakitnya namun hanya mengandalkan obat coba-coba.

Di hari ke-10, Mukjizat pun menghampiri saat Pendeta dan Penatua dari gereja saya datang untuk menjenguk. Dari Ibu Pendeta-lah, saya mendapat petunjuk tentang seorang Dokter yang menurut informasi dari orang-orang, dokter tersebut mampu menyembuhkan segala macam penyakit karena mendapatkan semacam anugerah dari Tuhan. Ibu Pendeta pun akhirnya mengantar saya ke sana keesokan harinya mengingat dokter tersebut tidak membuka praktek di Hari Minggu.

Dari sanalah, saya mengetahui jika saya terinfeksi BAKTERI LEPTOSPIROSIS. Dan berhubung gejala penyakit ini berlainan antara pasien yang satu dengan yang lain dan menyerang berbagai area yang berbeda pula pada setiap pasien, jadi sangat sulit untuk mendeteksi penyakit tersebut.



Selain gejala yang berbeda-beda, KETERBATASAN ALAT di Rumah Sakit untuk mendeteksi penyakit ini adalah beberapa penyebab yang membuat penyakit ini sulit ditangani. Karena dokter tak mengetahui penyebabnya dikarenakan KETERBATASAN ALAT alias TAK ADA SATUPUN RUMAH SAKIT DI INDONESIA YANG MEMILIKI ALATNYA maka umumnya Pihak RS hanya akan memberikan obat penurun panas.

Sebenarnya penyakit ini rentan sekali di Indonesia dan penyakit ini tidak akan berbahaya kalau penanganannya tidak terlambat. Namun karena KETERBATASAN ALAT tersebut sehingga banyak sekali pasien yang berakhir dengan meregang nyawa karena tidak mendapatkan pengobatan dengan cepat. Well, mari kita mencoba sedikit mengetahui tentang penyakit ini dan mencegah hal itu terjadi kembali.

Pengertian Leptospirosis :
Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman Leptospira yang ditularkan melalui air seni atau darah hewan yang terinfeksi bakteri ini. Beberapa jenis hewan yang dapat menjadi pembawa leptospirosis, yaitu anjing, hewan pengerat seperti tikus, dan kelompok hewan ternak seperti sapi, kuda, serta babi. 

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh patogen genus Leptospira, yang dapat menginfeksi secara langsung atau tidak langsung dari hewan kepada manusia.


Bakteri genus Leptospira ini menginfeksi saluran darah melalui luka, kulit  yang lecet dan bisa juga melalui mata, hidung dan mulut. Selain itu, cara yang paling umum terkena penyakit ini adalah melalui GENANGAN AIR yang di dalamnya terdapat air seni hewan yang membawa bakteri ini. Khususnya genangan air setelah hujan dan air banjir. Tempat yang kotor dan tidak terjamin kebersihannya lebih berisiko tinggi untuk menjadi kawasan Leptospira.

Gejala Leptospirosis : 
Gejala penyakit Leptospirosis berbeda-beda pada setiap orang. Itu sebabnya ada yang menjuluki Leptospirosis sebagai “PENYAKIT DENGAN SERIBU WAJAH”. Aneka gejala ini bisa meniru gejala penyakit lain jadi menyulitkan diagnosa. Ada beberapa pasien yang mendapat gejala seperti demam dan sesak napas (seperti yang saya alami), ada pula yang mendapat gejala seperti demam dan sakit di bagian ginjal (seperti yang dialami kakak saya) dsb.

Dan ketika dilakukan test darah dan test urine, semua menunjukkan HASIL NEGATIF namun tubuh si penderita tetap mengalami demam tinggi yang tak kunjung turun. Gejala yang berbeda-beda ini kerap kali membuat para dokter salah mendiagnosa hingga akhirnya berujung pada kesalahan dalam memberikan obat pada pasien.


Namun walau begitu, gejala dini Leptospirosis yang umumnya sama adalah demam tinggi dan sakit kepala parah. Walaupun ada beberapa sumber yang menambahkan nyeri otot, gerah, muntah dan mata merah (yang kesemuanya ini tidak saya alami). Bahkan ada penderita yang tidak mendapat semua gejala tersebut. Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa semua Rumah Sakit di Indonesia tidak memiliki alat untuk mendeteksi penyakit ini.

Penyakit ini dapat berujung pada KEMATIAN jika penyakit ini tetap tidak berhasil didiagnosa dengan cepat dan sesegera mungkin diobati. Bakteri Leptospirosis menyerang seluruh sel tubuh di tempat yang berbeda-beda pada setiap pasien. Pada saya sendiri, bakteri tersebut sempat menyerang paru-paru yang berujung pada Bronkitis dan pada kakak saya, bakteri tersebut menyerang ginjal hingga menyebabkan terjadinya infeksi ginjal. Namun untunglah penyakit itu kini telah berhasil disembuhkan dan kondisi kami berdua sudah kembali sehat sekarang.


Penderita Leptospirosis yang lebih parah dapat menyebabkan penyakit Weil yakni kegagalan ginjal (seperti yang dialami kakak saya), sakit kuning (menguningnya kulit yang menandakan penyakit hati) dan perdarahan masuk ke kulit dan selaput lendir. Pembengkakan selaput otak atau Meningitis dan infeksi di paru-paru pun juga dapat terjadi (sama seperti yang saya alami). Kebanyakan penderita yang sakit parah memerlukan rawat inap dan Leptospirosis yang sudah terlanjur parah ada kalanya merenggut nyawa. 

Cara menyebarnya penyakit Leptospirosis : 
Dilansir dari berbagai sumber, Kuman Leptospira biasanya memasuki tubuh lewat luka atau kulit yang lecet, dan kadang-kadang melalui selaput di dalam mulut, hidung dan mata. Namun jika melihat kondisi di Indonesia yang rawan akan banjir atau mungkin hanya sekedar timbulnya genangan air di waktu hujan, genangan air tersebut juga bisa menjadi sarana penyebaran bakteri Leptospirosis. Umumnya air seni dari hewan yang membawa bakteri tersebut tanpa disadari ada di dalam genangan air.


Tips dari penulis : 
1. Ada baiknya saat Anda turun dari mobil atau berjalan di daerah yang rawan genangan air, anda selalu mengenakan sepatu dengan model boats/kets yang mampu menutupi seluruh mata kaki atau setidaknya sepatu ber-hak tinggi untuk wanita. Kenapa? Agar kaki anda tidak terkena genangan air tersebut yang kemungkinan besar terdapat bakteri Leptospirosis yang berasal dari hewan yang membawanya.

Karena sepertinya saya dan kakak saya terinfeksi oleh penyakit ini saat tidak sengaja menginjak genangan air yang di dalamnya terdapat air seni tikus, kucing atau anjing tersebut, mengingat setiap kali musim hujan tiba, saya kerap kali melepas sepatu yang saya kenakan ketika bekerja dan menggantinya dengan sendal jepit agar sepatu saya tidak rusak.

Namun begitu mengalami kejadian ini, saya tidak mau lagi melepas sepatu saya dan menggantinya dengan sendal jepit, mengenakan sepatu jelas lebih aman karena mata kaki saya tertutup rapat dan mencegah agar tidak terkena genangan air yang kemungkinan terdapat bakteri Leptospirosis yang berasal dari hewan yang membawanya.

2. Jika Anda memiliki gudang, ada baiknya Anda menata dengan rapi barang-barang di gudang Anda agar tidak ada tikus yang bersarang di sana. Karena jika anda tak sengaja menginjak air seni tikus tersebut, dapat dipastikan anda akan segera terjangkit penyakit ini 

Hewan-hewan apa sajakah yang membawa bakteri Leptospirosis : 
Dilansir dari berbagai sumber, berbagai binatang menyusui bisa mengidap kuman Leptospira. Beberapa hewan seperti : tikus, anjing, kucing, sapi, kuda bahkan babi adalah media umum yang membawa bakteri Leptospirosis. Namun binatang yang membawa bakteri ini mungkin sama sekali tak mendapat gejalanya atau sehat walafiat.


Itulah sedikit pengalaman saya tentang leptospirosis, jika di antara Anda saat ini ada yang sedang mengalami DEMAM TINGGI berhari-hari namun test darah dan test urine menunjukkan HASIL NEGATIF, kemungkinan besar Anda mungkin terinfeksi penyakit ini. Semoga artikel ini bisa membantu.

NOTE :
Jika Anda berdomisili di Surabaya dan sekitarnya dan ingin mengetahui Dokter tempat saya berobat hingga saya sembuh total seperti sekarang, Anda bisa menghubungi saya melalui IG : @Lilianatan1708 atau @Xians.corner dan saya akan memberitahu di mana lokasi dokter tersebut berada. 

Yang pasti Dokter tersebut berdomisili dan membuka praktek di wilayah tengah kota Surabaya. Jika Anda mengetahui lokasi Ayam Goreng Primarasa yang ada di jalan Kaca Piring, dokter tersebut ada di sekitar sana. Namun satu hal yang sangat penting adalah PASIEN HARUS PERCAYA jika dokter tersebut bisa menyembuhkannya. Jika Anda tidak percaya, maka semua pengobatan akan percuma.

Credit untuk pengertian Leptospirosis : berbagai sumber
Based On TRUE STORY,

Liliana Tan