Sabtu, 14 Juni 2014

(Novel) Rain And Tears Karakter : Kisah si Gadis “Hujan” dan Pria “Angin”.

“Tanpa awan dan angin, takkan pernah ada hujan.
Tapi jika awan, angin dan hujan bersama, bukankah akan timbul badai besar?”

Inilah sepenggal prolog dari novel perdanaku yang bertema hujan, "Rain and Tears, Memories Of The Rain".


Sehubungan dengan Setting Novel ini yang berada di Taipei, Taiwan. Itu sebabnya dalam novel ini penamaan tokohnya juga dalam bahasa mandarin, tapi jangan khawatir, karena seperti halnya para artis Taiwan yang memiliki nama Inggris, tokoh dalam novel perdanaku juga memiliki nama Inggris yang akan memudahkan pembaca memahaminya.

Seperti Thien Yu, yang memiliki nama Inggris "Rainy", untuk seterusnya dia akan dipanggil Rainy. Penamaan ini pun bukan tanpa alasan. Seperti yang aku katakan sebelumnya, bahwa Novelku bertema “HUJAN”. Tentu saja penamaan karakterku pun tak lepas dari berbagai unsur alam yang biasanya menyertai terjadinya hujan.



Dua tokoh utama dalam Novel ini, memiliki nama yang berasal dari unsur Hujan, Awan dan Angin, yang ke semuanya saya artikan ke dalam bahasa mandarin.

1. Rainy Yang Thien Yu.
Tokoh utama wanita novel ini. Nama Thien Yu berasal dari "Thien ()’ yang berarti "Langit" dan ‘Yu ()’ yang berarti "Hujan.” Seorang gadis yang menghabiskan masa kecilnya dengan  terdiam shock sambil memandang hujan yang turun dari langit. Seorang gadis yang memiliki masa lalu yang kelam, yang sayangnya tak ada seorang pun yang mengetahui masa lalunya selain orang tuanya. Gadis berbakat, pintar, jago melukis, serta cantik dan kaya. Sempurna. Itulah yang dipikirkan semua orang tentang dirinya. Tapi benarkah hidup Rainy se-sempurna yang dipikir semua orang? TIDAK! Karena masa lalunya itulah yang kelak akan merintangi jalan cintanya yang penuh liku dengan sang pria pujaan, Yin Feng, si pria “Angin”.

2. Lu Yin Feng.
Tokoh utama pria dalam novel ini. Nama Yin Feng berasal dari "Yin (云)" yang berarti ‘Awan’ dan "Feng ()" yang berarti "Angin”, Ketua Senat di  National Taiwan University. Tampan, kaya dan type Pangeran Berkuda Putih impian semua gadis di kampus itu, tapi hatinya sejak awal sudah tertambat pada si gadis hujan, Rainy. Semua terlihat manis pada awalnya tapi ketika hubungan mereka akan menjadi lebih serius, sebuah rahasia gelap masa silam merintangi cinta mereka. Sebuah rahasia besar terkuak, rahasia yang berhubungan dengan masa lalu Rainy yang kelam.

Hujan dan Angin, jika kedua unsur itu bersatu bukankah memang akan mendatangkan badai? Apakah angin dan hujan dapat bersama mengatasi badai yang menghantam mereka saat ini? Lalu rahasia apakah itu? 

Sebelumnya novel ini pernah diterbitkan oleh Nulisbuku.com namun kini aku memutuskan untuk mempostingnya ulang secara gratis.

<<<< Cerita lengkap bisa dibaca di blogku yang lain yaitu: Liana Land! >>>>

Salam,

Liliana Tan

(Novel) Rain And Tears Setting : Taiwan, The Lonely Planet

Masih dalam rangka mempromosikan Novel Perdanaku, “Rain and Tears, Memories Of The Rain”, kali ini aku ingin berbagi alasan kenapa aku memilih setting di Negara Taiwan dan bukan di Negara lain seperti di Korea atau Indonesia. Well, berhubung ini adalah Novel Perdanaku so pasti aku memiliki alasan-alasan sendiri yang membuat saya memilih Taiwan sebagai setting Novel kali ini. Do you know why I choose Taiwan? Here is the reason..


Saat mengikuti kompetisi ini, pada awalnya aku tidak tahu bahwa settingnya boleh di luar negeri, aku berpikir bahwa settingnya HARUS DI INDONESIA so awalnya aku memutuskan menggunakan BALI sebagai setting naskah kali ini, tapi setelah dipikir lagi sepertinya Bali sudah terlalu banyak so aku ganti lagi menjadi Lombok, sampai akhirnya aku membaca FAQ #BulanNarasi yang menjelaskan kalau setting TIDAK HARUS di INDONESIA, langsung deh hari itu juga aku memboyong semua cast saya imigrasi ke luar negeri dan mengubah nama mereka.

Dan dari sekian banyaknya negara di dunia, Finally I CHOOSE TAIWAN. Why I choose Taiwan? Simple :  


1.Karena belum ada atau mungkin masih sedikit Novel Indonesia yang menggunakan Taiwan sebagai settingnya.
Setelah menjelajahi Gramedia dan meneliti satu per satu Novel yang  bersetting di luar negeri, ternyata PALING BANYAK adalah setting di KOREA SELATAN. Bukan hanya banyak tapi mungkin bisa dibilang Novel bersetting Korea SUDAH BANYAK MENJAMUR. Selain Korea Selatan, negara yang banyak dijadikan setting Novel adalah London, Jepang, Paris, Wina, Belgia, dan beberapa negara di kawasan EROPA.

TAIWAN? Aku baru menemukan SATU saja, hanya saja aku lupa judulnya. Novel yang berkisah tentang Buruh Migran Indonesia yang bekerja di Taiwan, Berdasarkan kenyataan itu, akhirnya aku memutuskan untuk memilih TAIWAN sebagai setting novel perdanaku. Di tengah derasnya arus KOREAN WAVE dan walau aku sendiri adalah pecinta K-pop tapi aku memilih jalan yang berbeda, DIFFERENT IS SPECIAL, right? WHAT MAKE YOU DIFFERENT MAYBE IS YOUR GREATEST STRENGHT!

2.Taiwan memiliki banyak sekali obyek wisata yang indah yang sayangnya karena kalah oleh derasnya arus Korean Wave jadi keindahan Taiwan jarang sekali disinggung atau diekspose dan bahkan cenderung diabaikan.
Melalui novel ini, aku ingin sedikit mengeksplorasi keindahan Taiwan. Beberapa tempat yang menjadi setting saya adalah : Sun Yat sen Memorial Hall, National Taiwan Normal University, Menara Taipei 101, Xi Men Ding dan Fulong Beach yaitu sebuah pantai yang berpasir emas yang sangat indah. Jalan-jalan ke Taiwan nih ceritanya hehehe =)


3.Karena aku sudah pernah membuat postingan tentang Taiwan di dalam blog.
Jadi aku hanya tinggal membuka postinganku sendiri lalu menyalin ulang dan memasukkan tokoh-tokoh novelku ke dalamnya berikut kejadian-kejadian yang menimpa mereka. Simple right? Gak perlu searching lagi karena sudah ada postingan tentang Taiwan di blogku sendiri.

4. Karena sebelum mengenal Kpop, aku lebih dulu menyukai Taiwan dan dramanya.
Sebut saja Meteor Garden, Mars, The Prince Who Turn Into A Frog, Magician Of love, At The Dolphin Bay, Twins, Snow Angel, Summer Desire dan drama sukses Taiwan lainnya yang pernah diputar di salah satu stasiun TV swasta Indonesia. Jadi saat memilih Taiwan, aku membayangkan diriku adalah San Chai, si Rumput Liar dalam serial populer Meteor Garden dan mendadak adegan demi adegan di tempat-tempat yang aku sebutkan tadi mengalir begitu saja. Jadi berasa kayak San Chai beneran hahaha =) Tapi karakterku bukan San Chai loh xixixi =)

5. Pemilihan Nama Karakter lebih cocok dan sesuai dengan tema.
Jujur, aku kurang suka dan merasa nama-nama Indonesia yang berhubungan dengan cuaca dan alam, agak kurang cocok jika dijadikan nama orang. Contoh: hujan, awan, angin, langit, galaksi, bumi, api rasanya sangat aneh kalau dijadikan nama orang, apalagi nama seorang gadis muda.

Gak klik gitu dengernya, kurang ada feelnya. Palingan hanya nama "Bulan" dan "Bintang" aja yang agak sering terdengar dijadikan nama orang, sisanya seperti "Hujan, awan, angin" kok masih jarang, ya? Dan agak aneh serta cringe gitu dengernya. Jadilah lebih cocok dalam bahasa mandarinnya aja.

Bahasa Mandarinnya "Hujan" adalah "Yu", lalu untuk "Langit adalah" "Thien" sedang "Awan" adalah "Yun" (dibaca Yin) dan "Angin" adalah "Feng".

Bahasa Mandarin tentang unsur alam itu jika dijadikan nama seseorang akan terdengar lebih manis dan gak cringe. Secara estetika, memanggil nama "Thien Yu" lebih enak didengar daripada memanggil "Langit Turun Hujan", kan?

Coba deh bayangin kamu manggil temenmu dengan kalimat, "Hei, Langit Turun Hujan!" bukankah itu terdengar aneh dibandingkan saat memanggil "Hei, Thien Yu!"?

Lalu hal yang sama juga berlaku untuk karakter pemeran utama pria, "Yin Feng". 
Secara estetika, memanggil nama "Yin Feng" lebih enak didengar daripada memanggil "Awan dan Angin", kan? Unsur estetika nama Indonesia gak cocok gitu kalau dilihat dari tema ceritanya, jadilah settingnya dipindah ke Taiwan agar cocok dan pas dengan penempatan namanya.

~~~~~~

Nah, itulah beberapa alasan kenapa aku memilih Taiwan sebagai setting Novel perdanaku. Dan aku berharap aku bisa membawa semua pembacaku berjalan-jalan menikmati menikmati keindahan Taiwan, The Lonely Planet, negara tempat F4 Meteor Garden yaitu Jerry, Vic, Ken dan Vannes berasal hehehe =)



Sebelumnya novel ini pernah diterbitkan oleh Nulisbuku.com namun kini aku memutuskan untuk mempostingnya ulang secara gratis. 

<<<< Cerita lengkap bisa dibaca di blogku yang lain yaitu: Liana Land! >>>>

Salam, 

Liliana Tan

Rain And Tears, Cinta di tengah tragedi dan rahasia gelap masa silam : Sinopsis & Daftar Isi

Sebelumnya, TERIMA KASIH kepada @Nulis Buku @_PlotPoint @BulanNarasi yang sudah memberikanku kesempatan untuk berkompetisi. TERIMA KASIH untuk PENGALAMAN BERHARGA ini.. Benar. Novel ini adalah karya yang aku ikut sertakan dalam kompetisi Menulis Novel #BulanNarasi pada bulan Mei 2014 lalu. Bermodal nekat, aku pun mengikuti kompetisi ini dan bersaing dengan 813 Penulis Pemberani lainnya. Bagaikan mimpi rasanya bisa menerbitkan sebuah buku yang bertuliskan nama kita di sampulnya, apalagi saat buku itu sudah dicetak dan ada dalam genggaman kita. Rasanya bagaikan memenangkan Medali Emas Olimpide. Lebih hebat lagi saat mengetahui bahwa buku yang sudah aku tulis dengan susah payah akhirnya Go Public dan bisa di beli secara online Hehehe =)

Berhubung ini adalah Novel Perdanaku, jadi aku pikir tidak ada salahnya dan sah-sah saja bila aku ingin mempromosikan Novel ini dalam blogku sendiri, kan ?? So, here is My First Novel,, Please Welcome, “RAIN AND TEARS, MEMORIES OF THE RAIN”.



Sinopsis:
“Banyak orang bilang hari hujan membuat sedih,
seseorang di suatu tempat mungkin sedang menangis.”

Sebuah kisah tentang tragedi, cinta, pengkhianatan, kesalahpahaman dan sebuah rahasia besar masa silam.

“Hujan punya seribu kisah tentang kita…
Hujan yang mempertemukan kita…
Hujan yang menumbuhkan cinta di hati kita…
Tapi hujan pulalah  yang memisahkan kita.”

Saat dibalik kesempurnaan, terukir rasa kesepian. Tak ada seorangpun yang menyangka, Rainy Yang Tian Yu, seorang gadis yang tampak sempurna di mata semua orang, putri tunggal dari pemilik jaringan hotel terbesar di Taiwan ternyata memiliki masa lalu yang gelap, segelap awan mendung di angkasa.

Tapi sejak pertemuannya dengan Feng, sang pria ‘Angin’, dia merasa pria itu sudah meniup pergi semua awan gelap dalam hatinya. Namun saat kebahagiaan mulai menghampiri, dia harus menerima kenyataan pahit saat dinding hitam masa silam merintangi cinta mereka. Sebuah rahasia besar terkuak, apakah “angin” dan “hujan” dapat bersama mengatasi badai yang menghantam mereka saat ini?

Dongeng tak selamanya indah, dongeng ada kalanya berakhir duka. Sama seperti kisah dongeng Cinderella. Gaun indah, sepatu kaca dan kereta kuda hilang dalam sekejap mata saat jam 12 malam telah tiba. Yang tersisa hanyalah luka yang tersembunyi, yang memaksa salah satu dari mereka harus pergi.

“Hidupku tidak sesempurna yang kalian kira.” Itulah yang selalu dia ucapkan pada sahabatnya. Dan sekali lagi dia benar. Tidak ada seorang pun yang sempurna, bahkan orang yang terlihat sempurna pun, sebenarnya menyimpan luka.

"Tanpa awan dan angin, takkan pernah ada hujan. Tapi jika angin, awan dan hujan bersama, bukankah akan timbul badai besar?"

Daftar isi (Klik judulnya agar langsung mengarah ke bab yang kalian inginkan) :
Prolog : Is That You?
Chapter 3 : Rainy Day

<<<< Cerita lengkap bisa dibaca di blogku yang lain yaitu: Liana Land! >>>>


Sebelumnya novel ini pernah diterbitkan oleh Nulisbuku.com namun kini aku memutuskan untuk mempostingnya ulang secara gratis. 

Akhir kata, tak ada gading yang tak retak. Tak ada sesuatu pun di dunia ini yang sempurna, apabila dalam Novel ini terdapat banyak kekurangan, penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya. Maklum, ini adalah Novel perdanaku dan  sudah sewajarnya bila terdapat adanya kesalahan mungkin baik dalam pengetikan, karakter, setting, ataupun pengenalan karakter tokoh-tokohnya. Aku akan berusaha memperbaiki hal tersebut dalam Novel keduaku.

Salam, 

Liliana Tan