Rabu, 05 Agustus 2015

Winter Tears : Dinginnya salju hangatnya cinta, saat salju yang dingin menjadi saksi jatuhnya airmata

Maaf Readers, sebenarnya saya ingin menepati janji dengan memberi 4 bab teaser sama seperti novel-novel yang lain, tapi entah kenapa sudah ngetik banyak-banyak, ujung-ujungnya saat diposting malah muncul halaman putih semua -___- Mendadak tulisannya ilang semua. Uda nyoba diedit berkali-kali tapi hasilnya tetap sama T__T Daripada bloggernya bete sendiri, mending saya hapus aja lagi. Hhhhmmm...Mungkin Jing Tian dan Xue Jian gak mau kalian baca gratisan dan pengen kalian beli novelnya (Hello, jaman gini masih minta gratisan?? Ckckck...) Jadi buat kalian yang penasaran dengan kisah si gadis salju ini, bisa dipesan melalui Nulis Buku.com... Tinggal masuk ke situsnya Nulis Buku terus ketik nama “Liliana Tan” dan disitu tar pasti muncul semua deh karya saya hehehe =) Gampang kok, tapi kalau kalian minat sih...Tapi kalau emank kalian prinsip hidupnya pengen gratisan, ya susah dah hahaha =) Kalau gratisan ya Cuma segini aja yang bisa saya kasih hehehe =)



“Winter Tears : Dinginnya salju hangatnya cinta, saat salju yang dingin menjadi saksi jatuhnya airmata”



Harus diakui jika novel ini adalah kisah yang terinspirasi dari Chinese Paladin 3. Terinspirasi di sini adalah saya sengaja meminjam nama kedua tokoh utamanya karena tidak terima denga ending yang bikin nyesek. I Love Jing Tian and Xue Jian, so I dedicated this novel for all Hu Ge – Yang Mi fans cause I imagined Hu Ge when I wrote Yu Jing Tian’s character and I imagined Yang Mi when I wrote Yang Xue Jian’s character hehehe =) Dilatarbelakangi musim dingin di Shanghai, dengan hamparan salju putih mewarnai sepanjang kisah ini, seri pertama dari Tetralogi 4 Musim ini tentu akan sayang untuk dilewatkan.. 

Winter Tears”


Sinopsis :
Dinginnya salju, hangatnya cinta...Saat salju yang dingin menjadi saksi jatuhnya airmata.

Natal, seharusnya menjadi hari yang indah bagi semua orang. Tapi tidak bagi si “Gadis Salju”, Yang Xue Jian (). Natal menyimpan kisah sedih dalam hatinya. Di hari Natal itu, dengan kejam Ayahnya melempar dia dan Ibunya dari rumah tempat dia dilahirkan dan dibesarkan. Di hari Natal, enam tahun kemudian, dia harus menyaksikan Ibunya tewas tertabrak. Tak berhenti disitu, di hari Natal dua tahun kemudian, Panti Asuhan tempat dia dirawat terbakar.

“Aku tidak akan percaya siapapun lagi, tidak akan bergantung pada siapapun lagi, tidak akan membuka hatiku untuk siapapun lagi juga takkan mencintai siapapun lagi,” sumpah Xue Jian dalam hati seraya menatap salju yang turun dari langit di Kota Shanghai dengan perasaan pedih.

“Tapi salju tak selamanya ada, jika musim semi tiba, salju akan mencair dan udara akan menjadi hangat. Aku sangat berharap aku bisa mencairkan salju di hatimu dan sedikit menghangatkannya,”

Kehadiran Yu Jing Tian (雨晴天), seorang pemuda ceria dan baik hati, perlahan mencairkan hatinya yang dingin, membuatnya merasa Musim Salju kali ini tak begitu dingin... Mampukah kehangatan Musim Semi itu mencairkan hati Xue Jian yang dingin selamanya ataukah Musim Salju kali ini akan menjadi lebih dingin dari sebelumnya?

Untuk memudahkan kalian membaca, saya akan berikan link hidup yang memudahkan kalian... Happy Reading ^.^





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.