Sabtu, 20 Desember 2014

(Novel) I Cook The Haters For You Sinopsis : Mengungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Sebuah Kampus Terkenal di Seoul.

Sebelumnya, TERIMA KASIH yang sebesar-besarnya kepada @NulisBuku @_PlotPoint dan @BulanNarasi yang telah memberikanku kesempatan untuk berkompetisi dan yang telah mengabulkan impianku untuk menerbitkan Novel sendiri. Berawal dari “Rain and Tears” yang adalah Novel perdana saya yang bertema Hujan, di mana novel ini lahir dari sebuah kompetisi Nasional #BulanNarasi yang diselenggarakan oleh @NulisBuku @_PlotPoint dan @BulanNarasi yang melibatkan 813 peserta dari seluruh Tanah Air. Bangga rasanya menjadi bagian dari kompetisi itu dan bersaing  dengan 813 peserta dari seluruh Indonesia. Penulis Pemberani, itulah julukan yang diberikan pada kami, para peserta #BulanNarasi.


Dari hasil kompetisi itu, lahirlah Novel tersebut. Dan khususnya, terima kasih karena memberikan kesempatan agar Novelki bisa diterbitkan. Bahagia rasanya saat Novel tersebut tiba di tanganku dan aku bisa memeluknya serta memamerkannya pada semua orang.

Dan bagiku, “Rain And Tears” bukanlah  akhir dari mimpiku melainkan awal dari segalanya. Karena “Rain And Tears“ membuatku ingin terus berjalan maju dan menciptakan novel-novel berikutnya, hingga lahirlah Novel Kedua yang bergenre thriller “I COOK THE HATERS FOR YOU.”


Jauh berbeda dari karya perdana yang bergenre Sad Romance, novel kedua ini bergenre Thriller dengan serangkaian pembunuhan yang terjadi di sebuah kampus terbaik di Korea Selatan. Bagiku, seorang Penulis harus bisa menulis berbagai macam genre, itu sebabnya aku sengaja membuat genre yang bisa dibilang masih baru bagiku, dengan harapan pembaca bisa menikmatinya.



“Pembencimu adalah fans yang kehilangan cara untuk mencuri perhatianmu, sehingga mereka anarkis dan mencari kesalahanmu." – Dwitasaridwita.


Bagaikan mimpi rasanya bisa menerbitkan sebuah buku yang bertuliskan nama kita di sampulnya, apalagi saat buku itu sudah dicetak dan ada dalam genggaman kita. Rasanya bagaikan memenangkan Medali Emas Olimpide. SO GREAT !! Lebih hebat lagi saat mengetahui bahwa buku yang sudah aku tulis dengan susah payah akhirnya Go Public dan bisa di beli secara online Hehehe =)

Pernah dijual dan dicetak di "NulisBuku.com" sebelum kemudian ditarik dari peredaran karena ketidakcocokan prinsip mengenai masalah royalti.

Sama seperti novel perdanaku “Rain and Tears, Memories Of The Rain”, aku juga akan mempromosikan secara singkat tentang novel keduaku yang bergenre Psyco Thriller di blogku ini.


Sinopsis:
Seorang gadis ditemukan tewas bersimbah darah terjatuh dari atap gedung Fakultas tempat dia belajar. Apakah kematiannya murni bunuh diri atau seseorang telah dengan tega mendorongnya? Sejak peristiwa itu tak ada seorangpun yang bisa hidup dengan tenang.

Pembunuhan demi pembunuhan terjadi. Dan anehnya semua korban pembunuhan itu adalah wanita, dengan setangkai bunga Lily tergenggam di tangannya.

“I know what you did and I will make you pay! You are next! Just beware!"

Tulisan itu  ditulis dengan darah segar yang masih menetes, basah membasahi  kelopak putih bunga Lily. Benar. Surat ancaman itu tiba beserta dengan setangkai Bunga Lily putih dan foto seorang gadis muda yang tewas terjatuh dari atap. Dalam sekejap, bunga Lily putih berubah menjadi bunga yang melambangkan kematian. Siapa pun penerimanya, dialah yang akan menjadi korban berikutnya.


Siapakah pelakunya dan apa motifnya? Benarkah arwah gadis yang mati itu kembali dan menuntut balas? Dan apa hubungan setangkai bunga Lily dan foto gadis yang sudah mati itu dengan semua korban yang berjatuhan saat ini?

Penasaran? Berikut ini adalah link untuk Ringkasan cerita dan informasi soal novel ini : 

Dan ini adalah link untuk tata cara pembelian secara online Novel ini : 

Akhir kata, tak ada gading yang tak retak.. Tak ada sesuatu pun di dunia ini yang sempurna, apabila dalam Novel ini terdapat banyak kekurangan, penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya. Maklum, ini pertama kalinya aku menulis novel Psyco Thriller dan  sudah sewajarnya bila terdapat adanya kesalahan mungkin baik dalam pengetikan, karakter, setting, ataupun pengenalan karakter tokoh-tokohnya. Aku akan berusaha memperbaiki hal tersebut dalam Novel ketiga saya.

Salam,
 
Liliana Tan

1 komentar:

  1. selamat yaa ^^ mimpiku sama denganmu, tapi kali belum waktunya aku membuat novel sendiri wkwkwkwk sebelumnya salam kenal~ ^^

    BalasHapus